Rahasia Haji & Umroh

Posted on Posted in Berita
Apa itu Haji?

Haji adalah perjalanan menuju baitullah dan tempat-tempat tertentu untuk melaksanakan amalan-amalan ibadah tertentu pula. Haji merupakan ibadah yang mengagumkan, yang wajib hukumnya seumur hidup satu kali bagi yang mampu. Haji dan Umroh tidak bertujuan untuk mencari prestise dan gelar pribadi yang dapat dibanggakan dihadapan manusia akan tetapi harus bertujuan karena Allah Subhanahu Wa ta’ala. Ingatlah akan firman Allah : “Sempurnakanlah ibadah Haji dan Umroh karena Allah.” (QS. Al-Baqarah [2]: 196).

Apa itu Umroh?

Umroh sering disebut juga dengan haji kecil, yaitu melaksanakan tawaf di ka’bah, sa’i antara safa dan marwa, mencukur rambut setelah memakai ihram yang diambil dari miqot.

Keutamaan Haji dan Umroh

1. Haji mabrur balasannya surga; umroh sebagai penghapus dosa.
Dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Antara umroh yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Haji maupun umroh menghilangkan fakir dan dosa.
“Ikutilah antara ibadah haji dan umroh, karena keduanya akan menghilangkan kefakiran dan berbagai dosa sebagaimana alat pandai besi menghilangkan kotoran yang ada pada besi, emas dan perak. Dan tiada balasan pahala bagi haji yang mabrur kecuali Surga, tidaklah seorang mukmin dalam kesehariannya berada dalam keadaan ihram, melainkan matahari terbenam dengan membawa dosa-dosanya.” (HR. At Tirmidzi, An Nasa’i).
3. Haji dan Umroh menjai Tamu Allah.
‘Abdullah Ibnu ‘Umar Radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Orang yang berperang dijalan Allah, orang yang haji dan orang yang umroh, adalah tamu Allah. Dia memanggil mereka, maka mereka pun menjawab (panggilan)-Nya dan mereka memohon kepada-Nya. Dia-pun memberikan permohonan untuk mereka.” (Hadist Hasan, dalam Shahih al Jaami’ish Shaghiir dan Sunan Ibnu Majah).
4. Haji dan Umroh sebagai Jihad (bagi wanita).
Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah).

Tinggalkan Balasan