APAKAH UMROH ITU?

Posted on Posted in Berita

Pengertian Umroh

Umroh secara bahasa artinya meramaikan. Sedangkan secara syar’i dan terminologi fiqih, pengertian umroh berarti mengunjungi kota Mekkah untuk melakukan ibadah (seperti thawaf dan sa’i) dengan tata cara tertentu. Atau dengan kata lain datang ke Baitullah untuk melakukan ibadah umroh dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

“Dari umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus (dosa kecil) antara keduanya, dan haji yang mabrur, tidak ada balasannya selain syurga” (HR.As-Syakhan)

“Menghilangkan fakir dan menghapus dosa” ( HR.Tirmidzi )

“ Allah akan mengganti semua biaya yang dikeluarkan untuk umroh “ ( HR.Baihaqy )

“Menjadi tamu Allah, doanya dikabulkan, dosanya diampuni” (HR. Ibnu Majah)

 

Rukun Umroh :

  1. Ihram di miqat
  2. Tawaf
  3. Sa’I diantara bukit shofa dan bukit marwah
  4. Tahalul

Ihram Umroh

  1. Mandi
  2. Tidak memakai wangi-wangian
  3. Merapikan rambut
  4. Menanggalkan pakaian berjahit bagi laki-laki (termasuk celana dalam)
  5. Memakai pakaian ihram
  6. Berniat ihram
  7. Membaca talbiah

Pakaian ihram

Untuk laki-laki:

Dua helai kain lepas yang tidak dijahit, tidak pula dijalin. Sehelai dipakai sebelah bawah untuk menutup aurat, antara pusar dan lutut. Sehelai lagi dipakai untuk selendang. Tangan kanan tidak tertutup saat sedang Tawaf dan Sa’i. Sedangkan saat sholat tangan kanan tertutup kain ihram.

 

Untuk perempuan :

Menutup semua anggota badannya kecuali wajah dan telapak tangan yang hendaknya terbuka seperti dalam sholat.

Thawaf

Mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, diawali dan diakhiri dari hajar aswad

Syarat Sah Thawaf :

  1. Suci dari hadats dan najis
  2. Menutup aurat
  3. Berada di dalam Masjidil Haram
  4. Memulai dari arah Hajar Aswad
  5. Menyempurnakan tujuh kali putaran
  6. Menjadikan ka’bah di sebelah kiri
  7. Melaksanakannya dari luar Hijr Ismail
  8. Harus berurutan langsung

Sa’i

Sa’I adalah salah satu rukun Haji dan umroh yang dilakukan dengan berjalan kaki (berlari-lari kecil) bolak-balik 7 kali dari bukit shafa ke bukit marwa dan sebaliknya. Kedua bukit yang satu sama lainnya berjarak sekitar 405 meter.

Syarat Sah Sa’i

  1. Dikerjakan di masjidil haram setelah Thawaf
  2. Dilakukan tujuh putaran
  3. Diawali dari bukit Shafa dan diakhiri di bukit Marwah
  4. Dikerjakan di Mas’a ( lokasi khusus Sa’i), yaitu jalan yang terbentang diantara bukit Shafa dan Marwah.

Tahalul

Diperbolehkan atau dibeskannya seseorang dari larangan atau pantangan ihram. Pembebasan tersebut ditandai dengan Tahallul, yaitu dengan mencukur atau memotong rambur sedikitnya 3 helai.

 

Tinggalkan Balasan